BULOG dan POLRI Rilis Gerakan Pangan Murah Jelang Lebaran Idulfitri 1447 H: Strategi Optimalisasi Ketersediaan Pangan

Dalam suasana persiapan menjelang Lebaran Idulfitri 1447 H, dua institusi besar negara, Perum BULOG dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah memprakarsai sebuah gerakan yang bermanfaat bagi masyarakat. Gerakan ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan akses bahan pangan pokok dengan harga terjangkau. Gerakan ini diberi nama Gerakan Pangan Murah.
Gerakan Pangan Murah: Sinergi BULOG dan POLRI
Gerakan Pangan Murah ini dirancang sebagai bentuk kerjasama sinergis antara BULOG dan Polri dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (13/3) di Perum BULOG Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tujuan utama gerakan ini adalah memberikan akses bahan pangan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat menjelang hari besar keagamaan nasional, yaitu Idulfitri 1447 H.
Gerakan ini dilakukan tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di seluruh wilayah Indonesia. Sebanyak 36 Polda dan 510 Polres terlibat dalam gerakan ini, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas. Dengan skala nasional ini, gerakan ini diharapkan dapat menjangkau sekitar 295 ribu penerima manfaat dari berbagai lapisan masyarakat.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah
Gerakan Pangan Murah ini dipimpin oleh Ketua Pelaksana Kalingga Rendra Raharja. Beberapa pejabat tinggi juga turut hadir dalam kegiatan ini, termasuk Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani. Selain itu, beberapa pejabat dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga turut hadir.
Wakapolri Dedi Prasetyo menegaskan dukungan penuh Polri terhadap upaya stabilisasi pangan melalui Gerakan Pangan Murah ini. Menurutnya, gerakan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung stabilitas pangan nasional. Selain itu, gerakan ini juga diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Komitmen BULOG dalam Gerakan Pangan Murah
Di sisi lain, Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa kolaborasi antara BULOG dan Polri ini merupakan langkah konkret dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara BULOG dan Polri melalui Gerakan Pangan Murah ini adalah upaya bersama untuk memperluas distribusi pangan dan menjaga stabilitas harga di masyarakat. Ini adalah komitmen BULOG, khususnya menjelang Idulfitri.
Sebagai bagian dari kegiatan ini, Wakapolri melakukan dialog interaktif secara daring dengan Polda jajaran melalui Zoom Meeting untuk memantau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di berbagai daerah. Setelah itu, Wakapolri bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke tenda pelaksanaan Gerakan Pangan Murah untuk melihat proses distribusi bahan pangan kepada masyarakat.
Manfaat Gerakan Pangan Murah
Gerakan Pangan Murah ini menargetkan penerima manfaat dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk buruh, pengemudi ojek online, dan masyarakat umum lainnya. Beberapa komoditas pangan yang disediakan dalam gerakan ini antara lain beras SPHP dengan harga Rp11.000/kg (maksimal pembelian 2 kemasan @5 kg per orang), gula pasir dengan harga Rp17.000/kg, minyak goreng dengan harga Rp15.000/liter, dan tepung terigu dengan harga Rp11.500/kg.
Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, BULOG dan Polri berharap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, gerakan ini juga diharapkan dapat memperkuat stabilitas pangan nasional, khususnya menjelang Idulfitri.


