Gubernur Kalteng Galang Kebersamaan dan Persatuan di Momentum Nuzulul Quran

Dalam rangka memperingati Nuzulul Quran 1447 Hijriah, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran mengambil inisiatif untuk memperkokoh ikatan dan persatuan antar warga. Sebuah momen yang penuh berkah ini dimanfaatkan untuk mengajak semua elemen masyarakat meningkatkan rasa persatuan dan kebersamaan.
Gubernur Kalteng Menggagas Silaturahmi dan Persatuan
Agustiar Sabran, Gubernur Kalimantan Tengah, mengambil bagian dalam perayaan Nuzulul Quran dengan menghadiri buka puasa bersama di Aula Masjid Raya Darussalam Palangka Raya. Dalam momen ini, ia mengajak semua orang untuk semakin mempererat tali silaturahmi dan memupuk rasa persatuan.
Ia menekankan bahwa kebersamaan dan persatuan adalah kunci dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada. Dengan semangat ini, kita mampu mengatasi berbagai tantangan berat yang ada saat ini, seperti efisiensi, globalisasi, digitalisasi, dan dinamika geopolitik global.
Peran Al-Quran dalam Masyarakat
Peringatan Nuzulul Quran adalah pengingat akan malam turunnya Al-Quran. Gubernur Kalteng berpendapat bahwa Al-Quran adalah cahaya penerang dan pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari, baik dalam beragama, bermasyarakat, berbangsa, maupun bernegara.
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya Prof. H. Ahmad Dakhoir menambahkan bahwa individu yang berpegang teguh pada ajaran Al-Quran akan meraih kemuliaan, kebahagiaan, dan ketenangan dalam hidup. Ia menekankan bahwa orang yang menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup akan ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT.
Kebersamaan dan Persatuan dalam Masyarakat
Pada acara yang sama, Ustadz H. Muhammad Al Ghifari menyampaikan bahwa Al-Quran harus menjadi jembatan yang menghubungkan antar individu dan masyarakat. Kedekatan seseorang dengan Al-Quran akan membawa dampak positif dalam kehidupan sehari-hari.
Acara ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting seperti Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, unsur Forkopimda atau yang mewakili, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung, Ketua MUI Kalteng yang juga Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Darussalam Prof. K.H. Khairil Anwar, serta para kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perguruan tinggi, ormas Islam, alim ulama, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Acara ini berlangsung dalam suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran gubernur Kalteng dalam membangun kebersamaan dan persatuan di momentum Nuzulul Quran.
Semangat Kebersamaan dan Persatuan
“Dengan semangat kebersamaan dan persatuan, kita akan mampu mengatasi berbagai tantangan berat saat ini”, ungkap Gubernur Kalteng. Sebuah pernyataan yang menggambarkan betapa pentingnya kebersamaan dan persatuan dalam menjalani kehidupan.
- Gubernur Kalteng mengajak semua elemen masyarakat untuk memupuk kebersamaan dan mempererat persatuan.
- Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan berlangsung dalam suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan.
- Al-Quran dianggap sebagai cahaya penerang dan pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
- Kebersamaan dan persatuan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.
