Senator Stefanus Liow Tinjau Realisasi Program Listrik Desa Sulut, PLN Targetkan Selesai Sebelum Natal 2026

Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, akses terhadap listrik menjadi salah satu kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, terutama di daerah-daerah terpencil. Di Sulawesi Utara, Program Listrik Desa menjadi inisiatif strategis yang tengah dijalankan untuk memastikan setiap desa memperoleh pasokan listrik yang memadai. Baru-baru ini, Senator Stefanus Liow melakukan kunjungan kerja untuk meninjau realisasi program ini, sekaligus memastikan bahwa target penyelesaian sebelum Natal 2026 dapat tercapai. Kunjungan ini menyoroti pentingnya kerjasama antara pemerintah dan perusahaan listrik dalam mewujudkan akses listrik yang merata.
Kunjungan Kerja Senator Stefanus Liow
Senator Stefanus BAN Liow, yang mewakili Sulawesi Utara di Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, melaksanakan kunjungan kerja di Manado pada tanggal 8 Juni 2026. Dalam pertemuan ini, ia berdiskusi dengan manajemen PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) untuk membahas perkembangan terkait Program Listrik Desa.
Pertemuan yang berlangsung dari pukul 17.00 hingga 18.30 WITA ini dipimpin oleh General Manager PT PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun. Dalam suasana yang akrab, kedua belah pihak membahas berbagai isu penting mengenai pelayanan dan pembangunan kelistrikan di provinsi ini.
Realisasi Program Listrik Desa Tahun 2025
Dalam kesempatan tersebut, Senator Liow mengecek realisasi dari Program Listrik Desa yang direncanakan untuk tahun 2025. Ia juga meninjau pelaksanaan program yang telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 untuk wilayah Sulawesi Utara.
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak PLN, pada tahap pertama di tahun 2026, Sulawesi Utara mendapatkan alokasi sebanyak 82 titik untuk Program Listrik Desa. Titik-titik ini tersebar di berbagai kabupaten dan kota, menunjukkan komitmen PLN dalam memperluas akses listrik bagi masyarakat.
Tim PLN yang Mendampingi Pertemuan
Pada pertemuan tersebut, General Manager PLN UID Suluttenggo didampingi oleh beberapa manajer dari berbagai divisi. Di antaranya adalah Manajer Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sulut, Heru Kliyanto; Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manado, Refy Aldrian; Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Noven Koropit; serta Manajer Keamanan, Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L), Ronggur Leonard Simanjuntak.
Target Penyelesaian Sebelum Natal 2026
Usman Bangun, selaku General Manager PLN UID Suluttenggo, menegaskan bahwa pihaknya menargetkan agar seluruh Program Listrik Desa tahun 2026 dapat diselesaikan sebelum perayaan Natal 2026. Target ini menunjukkan keseriusan PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.
Namun, dia juga mengakui adanya beberapa kendala di lapangan yang perlu diatasi. Hal ini mencakup kebutuhan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, terutama dalam hal percepatan perizinan untuk kawasan konservasi dan hutan lindung, serta proses pembebasan lahan yang diperlukan untuk pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
Peran Stakeholder dalam Kesuksesan Program
Usman Bangun menyatakan, “Kami optimis bahwa program ini akan selesai tepat waktu, namun dukungan dari seluruh stakeholder sangat diperlukan. Terutama dalam hal percepatan perizinan kawasan konservasi dan penyelesaian masalah lahan.” Pernyataan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan PLN untuk mencapai tujuan bersama.
Pentingnya Akses Listrik bagi Masyarakat
Senator Stefanus Liow menekankan bahwa akses listrik merupakan kebutuhan mendasar yang harus terus diperjuangkan. Hal ini sangat penting bagi desa-desa yang masih memerlukan peningkatan dalam layanan kelistrikan. Dia menyatakan, “Program Listrik Desa adalah wujud kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.”
Sebagai wakil daerah, Liow berkomitmen untuk terus mengawal dan menjembatani berbagai aspirasi masyarakat Sulawesi Utara. Dia berupaya memastikan bahwa program-program strategis pemerintah dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran, demi kesejahteraan masyarakat.
Apresiasi terhadap Dukungan Senator Liow
Usman Bangun juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Senator Stefanus Liow, yang dinilai sangat aktif dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dan daerah di tingkat nasional. Menurutnya, sinergi antara DPD RI dan PLN sangat penting untuk mempercepat pemerataan akses listrik di Sulawesi Utara.
Peran Senator dalam Komite II DPD RI
Diketahui bahwa Senator Stefanus Liow saat ini menjabat di Komite II DPD RI, yang menjadi mitra kerja sejumlah kementerian dan lembaga strategis, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT PLN. Melalui kemitraan ini, berbagai aspirasi daerah terkait pelayanan kelistrikan dapat diperjuangkan dan dikawal hingga terealisasi demi kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya dukungan yang kuat dari pemerintah dan PLN, harapan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui Program Listrik Desa di Sulawesi Utara semakin nyata. Upaya ini tidak hanya akan memberikan akses listrik yang lebih baik, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.



